OZON
Ozon merupakan lapisan
yang berfungsi sebagai mantel bumi untuk melindungi bumi beserta isinya dari
sinar ultra violet secara langsung. Ozon pada dasarnya berupa gas yang secara
alami terdapat di atmosfir, unsur kimia yang terkandung dalam partikel ozon
adalah tiga buah oksigen (O3).
LAPISAN OZON
Ozon terdapat di dua daerah atsmosfer yaitu:
·
Ozon di troposfer
(sekitar 10 s/d 16 km dr permukaan bumi ) sayangnya kandungan pada lapisan ini
hanya 10%.
Sedangkan selebihnya berada di lapisan stratosfir (50km dr puncak troposfer) disini kandungan ozon mencapai 90%. Maka seringkali disebut lapisan ozon, karena memiliki kandungan 03 (ozon) yang paling banyak.
Sedangkan selebihnya berada di lapisan stratosfir (50km dr puncak troposfer) disini kandungan ozon mencapai 90%. Maka seringkali disebut lapisan ozon, karena memiliki kandungan 03 (ozon) yang paling banyak.
·
Ozon adalah salah satu
gas yang membentuk atmosfer. Molekul oksigen (O2) yang dengannya kita bernafas
sedikit sekali di atmosfer di mana kandungannya hanya 1/3.000.000 gas atmosfer.
PEMBENTUKAN OZON
Sejarah Ditemukannya Ozon
Ozon pertama kali
ditemukan oleh fisikawan Belanda Martinus Van Marum pada tahun 1785, dengan
mengamati bau aneh yang dihasilkan di dekat mesin elektostatik, tapi kemudian
pada tahun 1840 seorang ahli kimia Jerman Christian Friedrich Schonbein
mensintesis penemuan itu. Penamaan Ozon diambil dari bahasa Yunani Ozein yang
berarti smell atau bau.
Berdasarkan
pengetahuan manusia mengenai proses bagaimana terjadinya Ozon, pada tahun 1857
Werner von Siemens berhasil membuat Ozon dengan metode Dielectric Barrier
Discharge.
Pembentukan Ozon
dengan electrical discharge ini secara prinsip sangat mudah. Prinsip ini
dijelaskan oleh Devins pada tahun 1956. Ia menjelaskan bahwa tumbukan dari
elektron yang dihasilkan oleh electrical discharge dengan molekul Oksigen
menghasilkan dua buah atom Oksigen.Selanjutnya atom Oksigen
ini secara alamiah bertumbukan kembali dengan molekul Oksigen di sekitarnya,
lalu terbentuklah Ozon.
OZON UNTUK PENGOBATAN
Untuk pengobatan, Ozon
diperoleh dari suatu proses Oksigen murni yang dialirkan melalui Corona
Electrical Discharge, alatnya disebut Ozone Generator. Ozone Generator sendiri
pertama kali dipatenkan oleh Nikola Tesla pada tahun 1896, dan pada tahun 1900
Nikola mendirikan Tesla Ozone Co, yaitu perusahaan yang membuat Ozone Generator
untuk keperluan medis.
Pada tahun 1911, Dr.
Noble Eberhart, kepala Departemen Fisiologi dari Loyola Chicago University,
dalam bukunya Manual of High Frequency Operation, menyatakan bahwa dia
menggunakan Ozon untuk mengobati Tuberkulosis, Anemia, Klorosis, Tinnitus,
Batuk Rejan, Asma, Bronchitis, Demam, Insomnia, Radang Paru-Paru, Diabetes,
Asam Urat dan Sifilis. Bahkan dia menciptakan pusat pengajaran pertama di
universitas yang didekasikan khusus untuk terapi Ozon.
Salah satu professor
yang meneliti bagaimana terjadinya sel kanker, yaitu prof Otto Heinrich
Warburg, dialah yang menemukan bahwa sel-sel tubuh kita membutuhkan oksigen,
jika tubuh kekurangan oksigen, sedangkan sel-sel tersebut tetap ingin hidup,
akhirnya sel-sel tersebut bermutasi menjadi sel-sel yang tidak membutuhkan
oksigen, itulah yang disebut sel kanker. Sehingga Ozon disini berperan sebagai
pencegahan yang dapat menjaga sel-sel tersebut tetap dalam kondisi yang baik
atau sehat, walaupun sel-sel tersebut sudah berubah menjadi sel-sel yang jahat,
Ozon mampu membasminya.
Ozon untuk pengobatan
dibuat dengan cara mengaktifkan Oksigen berstandar mutu medis dengan
menggunakan listrik untuk menghasilkan Ozon. Setelah masuk ke dalam tubuh
melalui pembuluh darah, Ozon akan terpecah menjadi O2 dan O atau atom oksigen
tunggal. Oksigen bermanfaat bagi kelangsungan hidup sel, sedangkan satu atom
tunggal Oksigen adalah ‘oxydizer’ berenergi tinggi yang dapat membakar
mikroorganisme yang berbahaya dalam tubuh.
Proses oksidasi tidak
terjadi pada sel-sel tubuh normal dan sehat, karena sel sehat mempunyai
antioksidan yang dapat melindungi sel dari efek oksidasi tersebut. Sebaliknya,
Oksigen justru mengoptimalkan fungsi organ-organ tubuh. Disamping itu, manfaat
dari O3 sendiri adalah untuk meningkatkan sistem imun (interleukin),
antioksidan, hipokoagulasi (pengenceran) darah dan meningkatkan kerja enzim dan
hormon di dalam tubuh. Sifat dasar ozon mempunyai kemampuan tinggi untuk
antibau, antivirus, antibakteri, antiparasit, antijamur dan antioksidan.
KEGUNAAN OZON
Seperti yang telah
dijelaskan sebelumnya. Ozon adalah pelindung bumi sebagai mantel bumi dari
cahaya ultaviolet yang berbahaya. Sinar UV tersebut jika terkena manusia,
dapat mengakibatkan penyakit katarak, kangker kulit, dan mengurangi sistem
kekebalan tubuh.
·
Ozon digunakan dalam
bidang pengobatan untuk perawatan kulit terbakar.
Sedangkan dalam
perindustrian, ozon digunakan untuk:
·
mengenyahkan kuman
sebelum dibotolkan (antiseptik),
·
menghapuskan
pencemaran dalam air (besi, arsen, hidrogen sulfida, nitrit, dan bahan organik
kompleks yang dikenal sebagai warna),
·
membantu proses
flokulasi (proses pengabungan molekul untuk membantu penapis menghilangkan besi
dan arsenik),
·
mencuci, dan
memutihkan kain (dipaten),
·
membantu mewarnakan
plastik,
·
menentukan ketahanan
getah
KERUSAKAN PADA OZON
Ozon mengalami kerusakan atau pelubangan
dikarenakan oleh Bahan Perusak Ozon (BPO). BPO yang paling banyak menyebabkan
kerusakan lapisan ozon adalah kloroflorokarbon (CFC). Dikarenakan CFC tersebut
banyak digunakan untuk kehidupan kita sehari – hari. CFC tersebut digunakan
sebagai pendingin kulkas dan AC, sebagai bahan pendorong (aerosol) produk –
produk kaleng semprot seperti: pengharum ruangan, cat semprot, obat nyamuk
semprot, hair spray dan lain – lain.CFC dapat merusak ozon karena reaksi kimia yang terjadi, ozon mempunyai
molekul O3, ketika CFC sampai ke atmosfer, molekul CFC tersebut akan terurai.
Yang kita tahu atom C sangat reaktif terhadap atom O. Sehingga atom C yang
merupakan pecahan dari CFC tersebut bertemu dengan ozon (O3), maka atom C akan
menarik satu atom O dari ozon, sehingga yang terjadi adalah lahirnya karbon
monoksida (CO) dan ozon yang semula O3 menjadi oksigen biasa (O2) karena
kehilangan satu atom O nya. Selanjutnya CO yang terbentuk akan menarik satu
atom O lagi dari ozon yang lain, sehingga menjadi CO2. Maka rusaklah lapisan
ozon.
EFEK DARI KERUSAKAN OZON
Hal – hal yang akan terjadi bila lapisan ozon
rusak adalah :
1.
Banyaknya penyakit kangker kulit, menurunnya sistem kekebalan
tubuh dan katarak
2.
Pemanasan global mengakibatkan gundulnya hutan – hutan besar di
bumi, dikarenakan kekurangan cadangan air.
3.
Menyusutnya tubuh hewan.
4.
Indonesia kehilangan ribuan pulaunya.
5.
Mencairnya pegunungan alpen.
6.
Tenggelamnya kota – kota besar di bumi.
7.
Punahnya beberapa spesies di bumi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar