Jumat, 10 Juni 2016

Plasma,bentuk zat ke-4
Plasma adalah gas yang terionisasi(kehilangan elektron-elektronnya).Sebuah unsur terdiri atas Elektron dan Nukleus(yang tersusun dari Proton dan Elektron).
Berikut beberapa bentuk zat beserta perbedaannya:
1)Padat,setiap atom terikat satu sama lain hingga membentuk molekul yang masing-masing terikat dalam suatu ikatan kimia yang kuat.
2)Cair,molekul-molekul terikat dalam ikatan kimia yang lemah.
3)Gas,molekul-molekulnya terpisah tanpa adanya ikatan kimia.
4)Plasma,unsur-unsur tersebut tidak lagi bersatu membentuk molekul,unsur-unsur tersebut kehilangan elektronnya.
Karena memiliki banyak elektron bebas,plasma menjadi konduktor yang sangat baik.Plasma terbentuk dikarenakan gas dipanaskan sehngga mendapatkan energi ekstra yang membuat elektronnya keluar atau karena arus listrik bertegangan tinggi.Zat ini membentuk 50% alam semesta.Maskipun demikian plasma baru ditemukan pada tahun 1879 oleh ilmuan inggrs bernama Sir William Crookes,dan diberi nama plasma oleh ilmuan Amerika bernama Irving Langmuir karena terlihat seperti plasma darah.Contoh plasma disekitar kita adalah:
1)Lampu,untuk dapat menyala lampu yang berisi gas berupa Argon dan sedikit Merkuri harus berubah menjadi plasma terlebih dahulu.
2)Api,perubahan dari gas ke plasma,karena belum terionisasi sepenuhnya sementara plasma adalah gas yang terionisasi dengan sempurna.
3)Awan,melepaskan elektronnya sehingga menghasilkan petir yang merupakan bekas dari plasma.
Sementara di alam semesta contoh plasma terdapat dimana saja seperti bintang yang merupakan bola besar dari plasma.Bukti bahwa plasma merupakan gas yang terionisasi adalah plasma dapat dikendalikan dengan medan magnet.
Skema perubahan zat dengan dipanaskan:
Padat-Cair-Gas-Plasma
Siapa yang mengetahui mungkin plasma juga bisa berubah menjadi zat lain.


Rabu, 13 April 2016

OZON

OZON
Ozon merupakan lapisan yang berfungsi sebagai mantel bumi untuk melindungi bumi beserta isinya dari sinar ultra violet secara langsung. Ozon pada dasarnya berupa gas yang secara alami terdapat di atmosfir, unsur kimia yang terkandung dalam partikel ozon adalah tiga buah oksigen (O3).
LAPISAN OZON
Ozon terdapat di dua daerah atsmosfer yaitu:
·        Ozon di troposfer (sekitar 10 s/d 16 km dr permukaan bumi ) sayangnya kandungan pada lapisan ini hanya 10%.
Sedangkan selebihnya berada di lapisan stratosfir (50km dr puncak troposfer) disini kandungan ozon mencapai 90%. Maka seringkali disebut lapisan ozon, karena memiliki kandungan 03 (ozon) yang paling banyak.
·        Ozon adalah salah satu gas yang membentuk atmosfer. Molekul oksigen (O2) yang dengannya kita bernafas sedikit sekali di atmosfer di mana kandungannya hanya 1/3.000.000 gas atmosfer.
PEMBENTUKAN OZON
                                                              
   
  Ozon di muka bumi terbentuk oleh sinar ultraviolet yang menguraikan molekul O3 membentuk unsur oksigen. Unsur oksigen ini bergabung dengan molekul yang tidak terurai dan membentuk O3. Kadangkala unsur oksigen akan bergabung dengan N2 untuk membentuk nitrogen oksida; yang apabila bercampur dengan cahaya mampu membentuk ozon. Ozon mempunyai bau yang tajam, menusuk hidung. Ozon juga terbentuk pada kadar rendah dalam udara akibat arus listrik seperti kilat, dan oleh tenaga tinggi seperti radiasi eletromagnetik.Cara pembentukan ozon inilah yang dimanfaatkan dalam pembentukan ozon menggunakan ozon generator menggunakan proses yang disebut Ozonisasi.Ozonisasi adalah gas ozone yang diproduksi dari listrik tegangan tinggi ±80.000 V dimana kutub anonda dan katoda terjadi kilatan listrik. Oksigen atau udara dilewatkan kedalam reactor ozon, oksigen diaktifkan dan dipecah molekulnya dari O2 menjadi O3 yang kemudian menghasilkan gas ozon.

Sejarah Ditemukannya Ozon
Ozon pertama kali ditemukan oleh fisikawan Belanda Martinus Van Marum pada tahun 1785, dengan mengamati bau aneh yang dihasilkan di dekat mesin elektostatik, tapi kemudian pada tahun 1840 seorang ahli kimia Jerman Christian Friedrich Schonbein mensintesis penemuan itu. Penamaan Ozon diambil dari bahasa Yunani Ozein yang berarti smell atau bau.
Berdasarkan pengetahuan manusia mengenai proses bagaimana terjadinya Ozon, pada tahun 1857 Werner von Siemens berhasil membuat Ozon dengan metode Dielectric Barrier Discharge.
Pembentukan Ozon dengan electrical discharge ini secara prinsip sangat mudah. Prinsip ini dijelaskan oleh Devins pada tahun 1956. Ia menjelaskan bahwa tumbukan dari elektron yang dihasilkan oleh electrical discharge dengan molekul Oksigen menghasilkan dua buah atom Oksigen.Selanjutnya atom Oksigen ini secara alamiah bertumbukan kembali dengan molekul Oksigen di sekitarnya, lalu terbentuklah Ozon. 
OZON UNTUK PENGOBATAN
Untuk pengobatan, Ozon diperoleh dari suatu proses Oksigen murni yang dialirkan melalui Corona Electrical Discharge, alatnya disebut Ozone Generator. Ozone Generator sendiri pertama kali dipatenkan oleh Nikola Tesla pada tahun 1896, dan pada tahun 1900 Nikola mendirikan Tesla Ozone Co, yaitu perusahaan yang membuat Ozone Generator untuk keperluan medis.
Pada tahun 1911, Dr. Noble Eberhart, kepala Departemen Fisiologi dari Loyola Chicago University, dalam bukunya Manual of High Frequency Operation, menyatakan bahwa dia menggunakan Ozon untuk mengobati Tuberkulosis, Anemia, Klorosis, Tinnitus, Batuk Rejan, Asma, Bronchitis, Demam, Insomnia, Radang Paru-Paru, Diabetes, Asam Urat dan Sifilis. Bahkan dia menciptakan pusat pengajaran pertama di universitas yang didekasikan khusus untuk terapi Ozon.
Salah satu professor yang meneliti bagaimana terjadinya sel kanker, yaitu prof Otto Heinrich Warburg, dialah yang menemukan bahwa sel-sel tubuh kita membutuhkan oksigen, jika tubuh kekurangan oksigen, sedangkan sel-sel tersebut tetap ingin hidup, akhirnya sel-sel tersebut bermutasi menjadi sel-sel yang tidak membutuhkan oksigen, itulah yang disebut sel kanker. Sehingga Ozon disini berperan sebagai pencegahan yang dapat menjaga sel-sel tersebut tetap dalam kondisi yang baik atau sehat, walaupun sel-sel tersebut sudah berubah menjadi sel-sel yang jahat, Ozon mampu membasminya.
Ozon untuk pengobatan dibuat dengan cara mengaktifkan Oksigen berstandar mutu medis dengan menggunakan listrik untuk menghasilkan Ozon. Setelah masuk ke dalam tubuh melalui pembuluh darah, Ozon akan terpecah menjadi O2 dan O atau atom oksigen tunggal. Oksigen bermanfaat bagi kelangsungan hidup sel, sedangkan satu atom tunggal Oksigen adalah ‘oxydizer’ berenergi tinggi yang dapat membakar mikroorganisme yang berbahaya dalam tubuh.
Proses oksidasi tidak terjadi pada sel-sel tubuh normal dan sehat, karena sel sehat mempunyai antioksidan yang dapat melindungi sel dari efek oksidasi tersebut. Sebaliknya, Oksigen justru mengoptimalkan fungsi organ-organ tubuh. Disamping itu, manfaat dari O3 sendiri adalah untuk meningkatkan sistem imun (interleukin), antioksidan, hipokoagulasi (pengenceran) darah dan meningkatkan kerja enzim dan hormon di dalam tubuh. Sifat dasar ozon mempunyai kemampuan tinggi untuk antibau, antivirus, antibakteri, antiparasit, antijamur dan antioksidan.
KEGUNAAN OZON
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Ozon adalah pelindung bumi sebagai mantel bumi dari cahaya ultaviolet yang berbahaya. Sinar UV tersebut jika terkena manusia, dapat mengakibatkan penyakit katarak, kangker kulit, dan mengurangi sistem kekebalan tubuh.
·        Ozon digunakan dalam bidang pengobatan untuk perawatan kulit terbakar.
         
          Sedangkan dalam perindustrian, ozon digunakan untuk:
·        mengenyahkan kuman sebelum dibotolkan (antiseptik),
·        menghapuskan pencemaran dalam air (besi, arsen, hidrogen sulfida, nitrit, dan bahan organik kompleks yang dikenal sebagai warna),
·        membantu proses flokulasi (proses pengabungan molekul untuk membantu penapis menghilangkan besi dan arsenik),
·        mencuci, dan memutihkan kain (dipaten),
·        membantu mewarnakan plastik,
·        menentukan ketahanan getah
KERUSAKAN PADA OZON
Ozon mengalami kerusakan atau pelubangan dikarenakan oleh Bahan Perusak Ozon (BPO). BPO yang paling banyak menyebabkan kerusakan lapisan ozon adalah kloroflorokarbon (CFC). Dikarenakan CFC tersebut banyak digunakan untuk kehidupan kita sehari – hari. CFC tersebut digunakan sebagai pendingin kulkas dan AC, sebagai bahan pendorong (aerosol) produk – produk kaleng semprot seperti: pengharum ruangan, cat semprot, obat nyamuk semprot, hair spray dan lain – lain.CFC dapat merusak ozon karena reaksi kimia yang terjadi, ozon mempunyai molekul O3, ketika CFC sampai ke atmosfer, molekul CFC tersebut akan terurai. Yang kita tahu atom C sangat reaktif terhadap atom O. Sehingga atom C yang merupakan pecahan dari CFC tersebut bertemu dengan ozon (O3), maka atom C akan menarik satu atom O dari ozon, sehingga yang terjadi adalah lahirnya karbon monoksida (CO) dan ozon yang semula O3 menjadi oksigen biasa (O2) karena kehilangan satu atom O nya. Selanjutnya CO yang terbentuk akan menarik satu atom O lagi dari ozon yang lain, sehingga menjadi CO2. Maka rusaklah lapisan ozon.
EFEK DARI KERUSAKAN OZON
             Hal – hal yang akan terjadi bila lapisan ozon rusak adalah :
1.                   Banyaknya penyakit kangker kulit, menurunnya sistem kekebalan tubuh dan katarak
2.                   Pemanasan global mengakibatkan gundulnya hutan – hutan besar di bumi, dikarenakan                             kekurangan cadangan air.
3.                   Menyusutnya tubuh hewan.
4.                   Indonesia kehilangan ribuan pulaunya.
5.                   Mencairnya pegunungan alpen.
6.                   Tenggelamnya kota – kota besar di bumi.
7.                   Punahnya beberapa spesies di bumi.
 Oleh karena itu kita harus mengurangi penggunakan bahan yang menghasilkan CFC,bukan hanya untuk saat ini tapi juga untuk generasi masa depan